Business is booming.

Uskup Agung AS Sujud di Depan Altar Saat Misa Korban Pelecehan Seks

0

INDONESIAHERALD.COM

loading...



Washington DC
Uskup Agung Washington di Amerika Serikat (AS), Kardinal Donald Wuerl, bersujud di depan altar saat digelar misa khusus untuk para korban pelecehan seksual. Wuerl selama ini disalahkan karena dianggap tak berbuat banyak dalam menindak pastor-pastor paedofil di Pennsylvania, AS.

“Doa kita untuk orang-orang yang menjadi korban serangan pelecehan serius oleh rohaniawan dan mengalami penghinaan lebih lanjut dari respons yang tidak cukup,” ucap Wuerl seperti dilansir AFP, Sabtu (15/8/2018).

Kardinal Donald Wuerls bersujud di depan altar dengan didampingi Uskup Washington Mario Dorsonville dan Roy Campbell Jr pada awal misa di Cathedral of St Matthew the Apostle di Washington DC pada Jumat (14/9) waktu setempat. Foto: CS photos by Jaclyn Lippelmann

Ditambahkan Wuerl bahwa dirinya akan pergi ke Roma dan bertemu Paus Fransiskus untuk membahas pengunduran diri Wuerl.


“Kita harus bersiap melakukan apapun yang dibutuhkan, termasuk mengundurkan diri. Tindakan saya ini merupakan aspek penting dari pemulihan agar Gereja Keuskupan Agung yang kita semua cintai ini bisa bergerak maju ke depan,” ujar Wuerl.
Laporan dewan juri pengadilan Pennsylvania pada Agustus lalu mengungkapkan tudingan kredibel terhadap lebih dari 300 pastor predator yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 1.000 anak.

Dalam laporan itu juga diungkapkan bahwa pihak Gereja Katolik Pennsylvania berusaha menutupi kasus-kasus pelecehan seksual anak oleh para pastor predator itu, selama beberapa dekade.

Dalam Twitternya, Keuskupan Agung Washington menyebut prosesi bersujud di depan altar atau prostration ini menjadi pengakuan atas tidak pantasnya manusia dan berserah hanya kepada Tuhan dan doa untuk umat Nasrani.Dalam Twitternya, Keuskupan Agung Washington menyebut prosesi bersujud di depan altar atau prostration ini menjadi pengakuan atas tidak pantasnya manusia dan berserah hanya kepada Tuhan dan doa untuk umat Nasrani. Foto: Twitter/@WashArchdiocese

Laporan itu disebut sebagai laporan paling komprehensif soal skandal pelecehan seksual dalam tubuh gereja. Namun sejauh ini jaksa baru menjeratkan dakwaan terhadap dua pastor. Kebanyakan tindak kriminal itu terjadi sudah terlalu lama sehingga tidak bisa diadili di bawah undang-undang yang berlaku saat ini.

Nama Wuerl yang menjabat Uskup Pittsburg di Pennsylvania dari tahun 1988-2006, beberapa kali disebut dalam laporan itu. Dia disebut berulang kali disebut sebagai salah satu pejabat gereja yang membantu menutupi skandal tersebut. Wuerl sendiri telah beberapa kali menghadapi seruan agar mengundurkan diri.

Saat misa untuk korban pelecehan seks digelar di Washington DC pada Jumat (14/9) waktu setempat, Wuerl melakukan penyalaan lilin bersama salah satu korban bernama Michael Nugent. Nugent yang kini berusia 55 tahun, pernah dilecehkan seorang pastor saat usianya masih 13 tahun.

“Anda telah melihat wajah seorang survivor; semua orang yang pernah mengalami pelecehan memiliki wajah. Anda pasti selalu teringat dan tidak akan pernah selesai dengan mengatakan, ‘Saya minta maaf’,” ucap Wuerl dalam misa itu.

Tonton juga ‘Mantan Uskup Agung Ditahan Gara-gara Kasus Pelecehan Anak’:

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/nkn)


Sumber: Detik.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.