Kehangatan Cinta Jokowi dan Kepingan Biskuit di Rumah Gizi

IndonesiaHerald.com, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Rumah Pemulihan Gizi (RPG) Kabupaten Situbondo. Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi memberikan bantuan makanan tambahan berupa biskuit dan paket sembako. Bantuan tersebut dibagikan kepada ibu hamil, anak-anak sekolah, dan balita kurang gizi di RPG Dinkes Situbondo, Jalan PB Soedirman. 

"Ingat ya, anak-anak SD biskuit ini dimakan 6 keping per hari. Sedangkan untuk balita usia 6 bulan sampai 11 bulan makan biskuitnya 8 keping per hari, usia 12 bulan sampai 5 tahun 12 keping per hari," rinci Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya, Rabu (14/9/2016). 

Sementara untuk ibu hamil, Presiden Jokowi meminta, agar ibu hamil pada triwulan pertama hendaknya mengonsumsi biskuit sebanyak 2 keping per hari. Kemudian pada bulan ke empat dan seterusnya makan biskuit 3 keping sehari. Sehingga saat lahir nanti anaknya akan normal, sehat, dan pintar.

"Tetapi jangan lupa harus ditambahi dengan makanan yang lain, seperti sayur, buah-buahan, dan daging. Kalau tidak mampu, bisa mengonsumsi tahu, tempe, dan telur," pesan Jokowi.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan pemberian suplemen gizi untuk melengkapi kebutuhan gizi, agar mencapai berat badan ideal sesuai usia. Tiap gram PMT mengandung 450 kalori, 14 gram lemak, 9 gram protein, dan 71 gram karbohidrat. Pemberian PMT dihentikan dan dilanjutkan konsumsi makanan keluarga gizi seimbang, jika berat badan telah mencapai sesuai perhitungan sesuai umur.

"Kalau berat badan sudah seimbang, jangan lagi mengonsumsi biskuit ini, tapi diganti dengan makanan bergizi seimbang," imbuhnya.

Usai membagikan makanan tambahan, Presiden Jokowi sempat memberikan hadiah sepeda gunung terhadap Haekal, seorang anak SD yang hafal membacakan sila-sila dalam Pancasila di hadapan Presiden RI. 

Usai acara pembagian PMT, Presiden yang didampingi Menteri Kesehatan Nila F Moeloek juga meninjau Rumah Pemulihan Gizi, yang merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk menekan angka penderita gizi buruk di Situbondo.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, pada tahun 2013 indeks pembangunan kesehatan masyarakat (IPKM) Kabupaten Situbondo berada pada peringkat 319 dari 508 Kabupaten/Kota. Tercatat 39,33 persen Balita termasuk dalam kategori stunting. Sedangkan pada tahun 2014, di Kabupaten Situbondo ditemukan kasus gizi buruk sebanyak 213 kasus. Dengan adanya RPG angka tersebut mampu ditekan hingga 160 kasus.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, mengapresiasi keberadaan Rumah Pemulihan Gizi (RPG) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo. Selain untuk melayani penderita gizi buruk, melalui RPG Dinkes Situbondo juga dapat memberikan wawasan dan kesadaran kepada masyarakat, terkait pentingnya gizi. (Sumber: detik.com).

Subscribe to receive free email updates: