ISIS Meredup, Pamor Al Qaeda Naik, Ancaman Teror Masih Menghantui

Hamza bin Laden, putra mendiang pemimpin Al Qaeda
IndonesiaHerald.com, Sana'a - Kemunculan kelompok yang menamakan diri Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) seakan menghapus Al Qaeda, kelompok yang didirikan Osama bin Laden.

Al Qaeda dituding berada di balik sejumlah serangan teror, termasuk serangan teror paling dasyat, yakni serangan 11 September 2001 di AS.

Dalam sekitar 10 tahun ini Al Qaeda nyaris hancur, ditandai dengan hilangnya pusat-pusat latihan dan sumber keuangan.

Sementara itu perekrutan anggota juga bisa dikatakan berhenti akibat operasi militer Pakistan dan Amerika Serikat (AS).

Dalam perkembangan lain, kelompok afiliasi di Irak berubah menjadi sangat kejam, bahkan Al Qaeda sendiri sampai tak mengakui mereka.

Tapi mengapa pamor Al Qaeda kembali naik dalam beberapa waktu terakhir?

Tim pakar yang diwawancarai BBC menyimpulkan ini semua disebabkan oleh perubahan strategi.

Mereka belajar dari kesalahan di masa lalu dan menggelar operasi simpatik dengan membagikan air bersih, gas, dan menjual sembako dengan harga murah.
Operasi ini dilakukan di berbagai kawasan di Suriah, Irak, Afganistan, Yaman dan beberapa negara Afrika seperti Mali, Somalia, dan Niger.

Perubahan strategi diambil ketika dukungan dan simpati terhadap ISIS di Timur Tengah memudar yang membuat pamor Al Qaeda kembali naik.

Perubahan peruntungan ini bisa membuat ancaman mereka jauh lebih besar. (Sumber: Kompas.com).

Subscribe to receive free email updates: