Serangan Baru Buat Menteri Perhubungan Jonan dan Ini Komentar Pak Menhub

Menteri Perhubungan Jonan bersama para staffnya. Photo by kompas.com.
Indonesia Herald, Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mendapat serangan baru. Kali ini soal pemalsuan tiket di PT Pelni menjadi bahan kritikan untuk kinerjanya.

Menhub Jonan menyanggah anggapan bahwa PT Pelni telah kebobolan terkait ditemukannya penemuan ratusan tiket palsu saat mudik Lebaran 2016 di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

"Kalau Pelni itu, ya, bukan kebobolan," ujar Jonan di sela-sela kunjungannya di Medan, Sabtu (16/7/2016).

Menurut mantan Direktur Utama PT KAI itu, tiket palsu tersebut ditemukan karena Pelni sudah menerapkan sistem penjualan tiket secara online.

Ia menjelaskan, penjualan tiket secara online membuat Pelni bisa dengan mudah membedakan antara tiket resmi dan palsu.

Penjualan tiket kapal secara online membuat nama penumpang dan nama yang tercantum di tiket sama. Dengan begitu, identifikasi penumpang bisa dilakukan hanya dengan melihat kartu identitas dan tiket kapal.

Jadi, sebut dia , Pelni justru tidak kebobolan karena penumpang yang memang tiket palsu tidak bisa masuk ke kapal.

Jonan menilai penjualan tiket kapal secara online merupakan satu langkah maju yang dilakukan Pelni.

"Coba lihat terminal-terminal pelabuhan laut jarang kan penumpang enggak karuan (menumpuk) itu karena meraka sudah punya tiket masing-masing," kata Jonan.

Seperti diberitakan, PT Pelni menemukan ratusan tiket palsu saat mudik Lebaran 2016 lalu, di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. (kompas/IH-1707).

Subscribe to receive free email updates: